Monday, December 16, 2019

Cara Tepat Atasi Kanker Payudara

Apakah Anda menderita kanker payudara? Kanker payudara sering menjadi momok bagi kaum hawa karena tidak sedikit dari mereka yang menderita penyakit ini meninggal dunia..



Kanker payudara bermula menyerang sel-sel di payudara dan  terutama menyerang wanita namun tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria. Pada umumnya payudara wanita terdiri dari kelenjar yang membuat air susu ibu (disebut lobulus), saluran kecil yang membawa susu dari lobulus ke puting (disebut duktus), lemak dan jaringan ikatnya, pembuluh darah, dan kelenjar getah bening. Sebagian besar kanker payudara bermula pada sel-sel yang melapisi duktus (kanker duktal), tetapi ada juga yang bermula di lobulus (kanker lobular), dan sebagian kecil bermula di jaringan lain.

Bila Anda mengalami gejala kanker payudara maka langkah awal adalah memeriksakan diri pada dokter ahli. Dokter akan mendiagnosa beberapa gejala yang Anda alami dan jika ternyata Anda menderita penyakit kanker payudara maka dokter akan melakukan tindakan medis selanjutnya. Hampir separuh dari wanita yang didiagnosa menderita kanker payudara berusia antara 50 – 69 tahun. Meskipun demikian, pakar medis juga mengingatkan bahwa penanganan terhadap penyakit ini sudah meningkat pesat dibandingkan 10 tahun lalu. Apabila di diagnose kanker payudara, biasanya Anda disarankan untuk operasi.

Ada beberapa tahap operasi dan operasi lanjutan mungkin diperlukan untuk mendapatkan clear margin area ( area jaringan disekitar tumor dimana dipastikan sudah bersih dari sel kanker )dan operasi ini juga untuk mengambil jaringan kelenjar getah bening.

Apabila diketahui sel kanker positif mengandung receptor ini ER (+) dan PR (+) berarti sel kanker ini berkembang dikarenakan hormon-hormon tersebut. Penanganan terhadap kasus ini adalah dengan dilakukannya terapy hormone.

Selain itu dokter juga melakukan tes bonescan untuk mengetahui apakah kanker payudara sudah menyebar ke tulang. Pada bonescan, pasien disuntikkan radioactive tracer pada pembuluh vena. Pada akhirnya cairan tersebut akan berkumpul pada tulang yang menunjukkan kelainan karena kanker. Jarak antara suntikan dan pelaksanaan bonescan kira-kira 3-4 jam.

Selama itu pasien dianjurkan minum sebanyak-banyaknya. Dengan beberapa penanganan diatas oleh para medis diharapkan sel kanker tidak akan menyebar dan bisa dihilangkan sampai ke akarnya.

0 comments:

Post a Comment