Tuesday, August 27, 2019

Ibu Hamil di Medan Meninggal Gara-gara Pakai Krim Pemutih Wajah

PERHATIAN buat kamu yang doyan pakai kosmetik, terutama krim untuk memutihkan wajah. Seorang wanita hamil di Medan, Sumatera Utara sampai meninggal sebab kesalahan memakai krim pemutih.

Kejadian ini terjadi pada Februari 2016 lalu. Wanita yang bernama Yanti ini meninggal setelah 2 hari koma di sebuah rumah sakit di Medan.

Hal ini disampaikan suaminya bernama Afrizal di akun Facebook yang hingga kini sudah dibagikan oleh 2.066.342 orang. Afrizal menduga sang istri menderita demikian gara-gara memakai krim pemutih wajah saat hamil. 

Sebelumnya Afrizal mengunggah foto istri dan anaknya yang tak sadarkan diri selama 2×24 jam di Facebook. Dia menuliskan, “Ya Allah, sadarkan anak dan istriku. Bangun kan mereka dari tidur nya , jgn biar kan mereka tertidur terlalu lama. aku gk sanggup tuhan , harus melihat mereka seperti ini. Jangan biarkan mereka meninggal kan aku disini, aku gak sanggup sumpah gk akn pernah sanggup,” demikian tulis Afrizal.

Selang 2 hari kemudian, Afrizal kembali mengunggah kabar istrinya. Ternyata wanita itu sudah kembali ke haribaan Tuhan. Netizen bisa merasakan begitu sedihnya Afrizal yang disampaikan melalui statusnya. 

“selamat jalan sayangku , selamat jalan cintaku , selamat jalan kasihku smoga tenang di alam sana , di tempat kan di surga yg indah. di trima amal baik nya , dan di ampuni sgala dosa2 nya ya sayang aku gk tau ntah smpai kapan aku trus larut dalam kesedihan ini tp aku berjanji , aku akn slalu menjaga anak kita. menyayangi nya sperti aku menyayangimu. doa kan ank kita sehat ya sayang.. jgn sedih ya, i love you”, tulis dia.

Hati-hati dalam memakai kosmetik apalagi saat sedang hamil, ya. Semoga kasus Afrizal dari Medan ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

0 comments:

Post a Comment