Wednesday, June 12, 2019

Tehnologi Deteksi Muka Papar Masalah Pembunuhan

Tehnologi yang semakin hebat sering memberi faedah yang mengagetkan. Momen paling baru ialah insiden di Xiamen, China, dimana skema pendeteksi muka pada suatu aplikasi sudah menolong polisi temukan seseorang pembunuh.



Diambil detikINET dari South Morning Post, Senin (26/8/2019), seseorang pria berumur 29 tahun sudah disangka membunuh sang pacar sebab masalah uang. Sesudah membunuhnya, dia memakai jati diri pacar untuk lakukan peminjaman uang lewat aplikasi bernama Money Station.

Tetapi untuk terhubung aplikasi ini pemakai harus mengubah muka mereka serta berkedip sepanjang proses kesepakatan. Tentunya sebab aktor memakai muka pacarnya yang telah meninggal terbunuh, karena itu proses itu tidak bisa dikerjakan.

Nah, si pembunuh ini mulai diduga dari suaranya yang bukan suara wanita tetapi suara pria. Sesudah verifikasi tidak berhasil, beberapa pekerja di perusahaan selanjutnya dengan manual mengeceknya.

Serta diketemukan dari photo, jika wanita itu mempunyai memar dengan sinyal merah di lehernya. Perusahaan itu juga memberikan laporan penemuan meresahkan itu ke faksi berwajib yang pada akhirnya sukses mencari kehadiran terduga.

Waktu diamankan, terduga didapati sudah mengambil uang USD 4.200 seputar Rp 59 juta dari account korban. Untuk menipu, dia berpura-pura jadi pacarnya serta memberi tahu orang tuanya jika ia sedang cuti.

Masalah ini juga banyak dibahas di sosial media China. Beberapa netizen menganggap seperti narasi di film horor. "Saya tidak menduga ada insiden seperti ini menyertakan tehnologi pengenal muka," ucap salah seseorang warganet.

0 comments:

Post a Comment